Triple Hit Combo! IHSG, Rupiah, Obligasi Jatuh Semua

  • Bagikan
bursa efek indonesia cnbc indonesia tri susilo 2 169



bursa efek indonesia cnbc indonesia tri susilo 2 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar keuangan Indonesia ‘rontok’ hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan, nilai tukar rupiah, sampai harga obligasi pemerintah terkoreksi.

Pada Selasa (9/3/2021), IHSG ditutup di 6.199,65, melemah 0,78% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. Investor asing membukukan jual bersih Rp 740,97 miliar di pasar reguler.

Pelemahan IHSG terjadi kala indeks saham utama Asia dan tren menguat. Selain IHSG, hanya bursa China dan Korea Selatan yang merah.

Pasar obligasi pemerintah juga tidak lepas dari tekanan. Imbal hasil (yield) surat utang seri acuan tenor 10 tahun naik 6 basis poin (bps) menjadi 6,817%. Kenaikan yield menandakan harga Surat Berharga Negara (SBN) menandakan harga instrumen ini sedang turun karena kurang peminat atau terpapar tekanan jual.

Tidak hanya yang tenor 10 tahun, yield SBN tenor lain juga sebagian besar naik. Berikut perkembangan yield SBN berbagai tenor pada penutupan perdagangan hari ini:


Tekanan di pasar saham dan obligasi, yang menandakan arus modal sedang seret, membuat rupiah melemah. Di perdagangan pasar spot, mata uang Tanah Air terdepresasi 0,28% dan berada di Rp 14.390/US$.

Posisi terkuat rupiah hari ini ada di Rp 14.380/US$ sementara terlemahnya adalah Rp 14.470/US$. Rupiah hampir menyentuh level psikologis Rp 14.500/US$.



Source link

Baca Juga  5 Peluang Usaha Bisnis Online Tanpa Modal di 2021
  • Bagikan