Tesla Kehilangan Rp 3.961 T Sebulan, Elon Musk Turun Pamor?

  • Bagikan
729dd932 4fec 495b 9fd7 36f4a989ef53 169



729dd932 4fec 495b 9fd7 36f4a989ef53 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga saham Tesla Inc pada perdagangan saham Senin (8/3/2021) ditutup di zona merah. Ini jadi hari kelima harga saham produsen mobil ini terkoreksi secara berturut-turut.

Aksi jual yang dilakukan para investor ini pun membuat Tesla kehilangan kapitalisasi pasar senilai US$277 miliar lebih Rp 3.961,1 triliun (asumsi Rp 14.300/US$) dalam sebulan terakhir.

Dalam sepekan ini harga saham sektor teknologi, termasuk Tesla, di bursa saham Amerika Serikat (AS) sedang tertekan. Penyebabnya kenaikan imbal hasil (yield) surat utang.

Selain itu para investor mulai mengalihkan dana ke sektor-sektor yang siap mendapatkan keuntungan dari pemulihan ekonomi global yang dibantu peluncuran vaksin Covid-19 yang dipercepat.

“Investor masuk ke saham Tesla secara agresif dan mendorong harganya dari US$40 menjadi US$900, biasanya itu berarti investor akan keluar secepatnya,” ujar analis Roth Capital Patners, Craig Irwin, melansir Reuters, Selasa (9/3/2021).

“Investor ritel sering kali tidak menjual saham secepat institusi, jadi koreksi [harga saham Tesla] bisa lebih lama daripada saham teknologi lainnya.”

Industri otomotif sendiri telah tertekan oleh kekurangan chip semikonduktor, yang telah menyebabkan penundaan besar dalam aktivitas manufaktur dan memaksa banyak perusahaan untuk menurunkan produksi.

Pada akhir Februari, Chief Executive Officer Tesla Elon Musk mengatakan pabrik perusahaan di Fremont, California ditutup selama dua hari karena “kekurangan suku cadang”.

Aksi jual selama berminggu-minggu telah mengurangi kekayaan Musk lebih dari US$ 49 miliar, menurut perhitungan Reuters.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)




Source link

Baca Juga  Jururwat Hspital MninggaI Dnia Seminggu Selepas Divksin, KP Kesihatan Nafl Sbb Vksin. – beritasaatini
  • Bagikan