Ternyata Dunia esport punya berbagai potensi karier

  • Bagikan
d6244c4b esport


Jakarta (cakrawalarafflesia) – Dunia esport dan industri gaming ternyata menyimpan banyak potensi karier, selain menjadi pro player, sebutan untuk seorang yang mahir bermain permainan dan menjadikan sebagai profesi.

“Berbicara esport dan gaming ini secara ekosistem sangatlah luas. Sebenarnya potensi kariernya sangat banyak, selain pro player,” ujar Business Development Esport Manager Garena Indonesia, Wijaya Nugroho, dalam “Bincang Shopee 2.2 Men Sale” secara virtual, Jumat.

Potensi lainnya adalah caster (sebutan komentator dalam pertandingan esport), kontancoid dan videografer juga menjadi peluang dalam berkarir. Belum lagi pelatih dan manajer. ” Esport ini sangat luas, mau dari sisi media, maupun gaming,” Wijaya melanjutkan.

Untuk menjadi pro player sendiri tidaklah mudah. Menurut Wiajaya, banyak tantangan yang harus dilewati step-by-step. Untuk itu, mental harus disiapkan terlebih dahulu, kemudian yang paling penting skill juga harus kerja keras untuk terus diasah.

“Pro player membutuhkan kerja keras dan cerdas saat bermain, pro player harus disiplin juga saat bermain, ada jadwalnya juga, agar produktif waktunya tidak dibuang sia-sia,” kata Wijaya.

Menjadi pro player, menurut Wiajaya, juga memerlukan bakat. Cara mengetahuinya adalah dengan mengikuti turnamen online atau lokal terlebih dahulu, jika sering kali kalah, maka dapat memilih karir lain di dunia gaming, salah satunya gaming influencer & content creator, seperti Ari “Kulgar.”

Influencer di tengah pandemi cukup menarik dan bagus banget menurutku. Banyak teman yang kehilangan pekerjaan karena kondisi pandemi, bisa menjadi kesempatan kita untuk seorang gaming influencer,” ujar Ari.

Selama pandemi, Ari mengungkapkan data subscribers hingga viewers meningkat setiap harinya, dikarenakan lebih banyak waktu dihabiskan di depan laptop atau smartphone untuk mencari hiburan.

Baca Juga  Gempa Bumi 5,0 SR Goyang Kepahiang, Penyebabnya?

“Makanya ini cukup pontensial untuk didalami. Industri permainan sendiri semakin meningkat juga. Jumlah download permainan di Play Store, misalnya Free Fire,” lanjut Ari.

Lima bulan membuat channel Youtube baru, dalam tiga bulan fokus membuat konten setiap hari, channel baru Ari tersebut berhasil mencapai 1 juta subscriber, dari sebelumnya hanya 200.000 subscriber.

Peningkatan jumlah subscriber juga terjadi pada channel utama Ari, Kulgar. Jika sebelum pandemi channel Kulgar memiliki 3 juta subscriber kini telah menyentuh lebih dari 4,9 juta subscriber.

Ari optimistis pertumbuhan industri gaming juga akan meningkat selama 2021. Hal itu dilihat dari peningkatan sebelumnya pada 2019 dan 2020. “Kita lihat juga penetrasi internet masyarakat Indonesia meningkat, gadget juga meningkat, sehingga menunjang industri gaming,” dia menambahkan.



Source link

  • Bagikan