Sri Mulyani Ungkap Anggaran Bidang Kesehatan Capai Rp 193 Triliun

  • Bagikan
Screen Shot 2021 06 22 at 11.07.55

Beritasaatini –

Sri Mulyani Ungkap Anggaran Bidang Kesehatan Capai Rp 193 Triliun

 

beritasaatini – Menteri Keuangan Sri Mulyani
mengungkapkan pemerintahan akan melakukan refocusing Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) untuk mendukung penanganan Covid-19 dan program perlindungan
sosial (perlinsos).

Sri Mulyani
menerangkan pagu
anggaran
untuk bidang kesehatan tahun 2021 akan ditingkatkan menjadi Rp 193,93
triliun. 

Hal ini ia
sampaikan dalam keterangan pers usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP)
Realisasi Semester I dan Prognosis Semester II Pelaksanaan
APBN 2021,
Senin (5/7).

“Ini naik
dari yang kemarin kita telah sampaikan Rp172 triliun, dan naik lagi jadi Rp182
triliun, dan sekarang naik ke Rp 193 triliun. Jadi terjadi kenaikan yang sangat
tinggi di bidang
kesehatan,”
ujarnya.

Pagu
anggaran ini terdiri dari untuk membiayai diagnostik testing dan tracing,
therapeutic untuk biaya perawatan pasien,
insentif
tenaga kesehatan, santunan kematian untuk tenaga kesehatan, pengadaan
obat-obatan dan APD.

Kemudian
untuk pengadaan 53,91 juta dosis vaksin; bantuan
iuran
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk 19,15 juta orang; serta insentif
perpajakan kesehatan termasuk PPN dan bea masuk vaksin.

Pemerintah
juga meningkatkan dukungan APBN  untuk mempercepat dan meningkatkan
program perlindungan sosial. Realisasi untuk Program Keluarga Harapan (
PKH)
pada kuartal II adalah sebesar Rp13,96 triliun untuk 9,9 juta KPM, adapun
alokasi anggaran untuk tahun 2021 adalah Rp28,31 triliun untuk 10 juta KPM.

Kemudian
Bantuan Sosial Tunai (
BST)
untuk 10 juta KPM selama dua bulan juga akan dibayarkan pada bulan Juli ini.
Realisasi anggaran hingga kuartal II adalah sebanyak Rp11,9 triliun untuk 10
juta KPM. 
( Foto : Sekretariat Kabinet / Penulis : Fitri )

Tags : contoh anggaran kesehatan, pengertian anggaran kesehatan, apa saja anggaran kesehatan, anggaran kesehatan 2020, anggaran kesehatan menurut who

Baca Juga  Reaksi Kemenpora terhadap penerapan PPKM darurat



Source link

  • Bagikan