Restrukturisasi Kredit Cuma 18% dari Kredit Nasional

  • Bagikan
0e1f8a05 6d43 49f7 98cc 7e3656d60256 169



0e1f8a05 6d43 49f7 98cc 7e3656d60256 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan nilai restrukturisasi kredit di perbankan hingga saat ini masih berada di bawah perkiraan yakni kisaran 18% dari total kredit nasional.

Padahal di awal pandemi diperkirakan nilai restrukturisasi akan mencapai 15% dari total kredit.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan sebagian besar dari debitur yang melakukan restrukturisasi ini bahkan sudah kembali mulai membayarkan kembali kreditnya ke perbankan.

“Seberapa besar debitur yang sedang melakukan restrukturisasi ternyata tidak sebesar perkiraan. Di awal kami memperkirakan sekitar 25% dari total kredit namun berdasarkan data terakhir dari perbankan nilai restrukturisasi hanya 18%, bahkan di bawah 18%,” kata Wimboh dalam MNC Group Investor Forum 2021, Selasa (2/3/2021).

Sejalan dengan kembalinya kemampuan debitur untuk membayarkan kreditnya ke perbankan, OJK menilai pemulihan di sektor ekonomi hanya menunggu waktu saja untuk kembali ke kondisi normal.

“Namun kami masih berhati-hati, untuk memastikan bahwa masyarakat benar-benar masih confident. Saya yakin tidak terlalu lama masyarakat akan kembali beraktivitas sosial dan ekonomi normal mereka, tinggal menunggu waktu,” imbuhnya.

Adapun hingga 8 Februari 2021, restrukturisasi kredit perbankan sudah mencapai Rp 987,48 triliun dari 7,94 juta debitur. Tercatat sektor UMKM mencapai 6,15 juta debitur dengan nilai Rp 388,33 triliun. Sementara non UMKM mencapai 1,79 juta debitur dengan nilai Rp 599,15 triliun.

Sebagai catatan, kredit perbankan pada 2019 mencapai Rp 5.616,9 triliun, naik 6,08% dibandingkan 2018. Sedangkan pada semester I 2020 pertumbuhan kredit bank RI hanya tumbuh 1,49% menjadi Rp 5.549,24 triliun.

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)




Source link

Baca Juga  Jika Rasa Diri Dislhir, Minum Buah Ini Dan Lakukan Perkara Ini Untuk Membu4ng $ihir. – beritasaatini
  • Bagikan