PPKM Darurat, Kemenkeu Realokasi APBN di 5 Sektor

  • Bagikan
images28629

Beritasaatini –

PPKM Darurat Kemenkeu Realokasi APBN di 5 Sektor


beritasaatini – Kementerian Keuangan memutuskan untuk
realokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) pada beberapa sektor
sebagai respon atas pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali.

“Realokasi
yang dilakukan yakni penambahan anggaran di sektor Perlindungan Sosial,
Kesehatan, Insentif Usaha, dan pengurangan anggaran di sektor Dukungan
UMKM
& Korporasi, dan Program Prioritas Pemerintah,” ujar Kemenkeu dilansir
dari laman Covid-19, Senin (12/7).

Sektor
pertama yaitu anggaran sektor Perlindungan Sosial yang meliputi Program
Keluarga Harapan, Kartu Sembako, Kartu Prakerja,
Bansos Tunai
dan lainnya mengalami penambahan anggaran yang sebelumnya Rp 148,27 Triliun
menjadi Rp 149,08 triliun.

Adapun
sektor
Insentif
Usaha
yang anggarannya dinaikkan yang awalnya Rp 56,73 triliun
menjadi Rp 62,83 triliun. Sektor ini meliputi Angsuran PPh 25, Tarif PPh Badan,
PPh Final UMKM, PPnBM Kendaraan Bermotor dan sebagainya.

Anggran
untuk sektor kesehatan juga ditambah karena pemberlakuan
PPKM Darurat,
dari semula Rp172, 84 triliun menjadi Rp 185,98 Triliun.

Sedangkan
anggaran untuk UMKM dan korporasi selama PPKM Darurat akan dikurangi,
sebelumnya sebesar Rp 193,74 triliun menjadi
Rp 178,47
triliun
.

Anggaran
Program
Prioritas
Pemerintah
juga akan dikurangi, semula Rp127,85 triliun menjadi
Rp123,08 triliun. Program ini meliputi program padat karya K/L, ketahanan
pangan, ICT, pariwisata, dan lainnya. ( Foto : Tempo / Penulis : Fitri )

Tags : materi apbn, apbn 2020, tujuan apbn, data apbn



Source link

Baca Juga  Polemik Vaksinasi Berbayar, Anggota DPR : Harusnya Gratis
  • Bagikan