Nilai tukar Rupiah Meroket, Jadi Juara Asia Berkat Surplus Neraca Dagang

  • Bagikan
dg dollar 1

Nasional – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (1711/2020). Kinerja ciamik hari ini menempatkan mata uang Garuda sebagai mata uang yang mencetak apresiasi terkuat di kawasan Asia Pasifik.

Nilai tukar rupiah
Nilai tukar rupiah ke dolar 18/11/2020 (google)

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terapresiasi 0,39 persen menjadi Rp14.055 per dolar AS.

Kemarin, rupiah juga menguat 60 poin atau 0.42 persen ke level Rp14.110 per dolar AS.

Pada perdagangan hari ini, mata uang Garuda bergerak pada kisaran Rp14.040 – Rp14.065 per dolar AS.

Di kawasan Asia Pasifik, rupiah tidak menguat sendirian namun menjadi mata uang paling perkasa pada hari ini. Mengekor setelah rupiah adalah mata uang yuan China yang naik 0,31 persen menjadi 6,56 yuan per dolar AS

Baca juga: Pertama di dunia, China luncurkan satelit 6G

Selanjutnya, mata uang Ringgit Malaysia tumbuh 0,20 persen dan won Korea Selatan terangkat 0,16 persen. Pada saat bersamaan, indeks dolar Amerika terus melemah 0,15 persen menjadi 92.490 pada pukul 15.25 WIB.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim menjelaskan sejumlah sentimen positif terhadap rupiah datang dari rilis data makroekonomi seperti neraca perdagangan.

“Membaiknya neraca perdagangan Indonesia, kepercayaan pasar kembali pulih. Wajar kalau modal asing kembali masuk ke pasar finansial dalam negeri,” kata Ibrahim, Selasa (17/11/2020).

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia per Oktober 2020 senilai US$3,61 miliar atau lebih baik dibandingkan surplus pada bulan sebelumnya US$2,39 miliar.

Sejak awal tahun, surplus neraca perdagangan RI mencapai US$17,07 miliar atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat defisit US$2,12 miliar.

Baca Juga  Kasus dugaan narkoba, Millen Cyrus Dipastikan bakal di tahan di sel pria

Dari luar negeri, kenaikan jumlah kasus Covid-19 secara global terlihat mengimbangi optimisme perkembangan vaksin.

Pada perdagangan besok, Rabu (18/11/2020), Ibrahim menaksir rupiah akan bergerak fluktuatif cenderung menguat pada kisaran Rp14.020 – Rp14.090 per dolar AS.

Baca juga: Gisel Mengaku Terganggu, Terkait Video Syur Mirip Dirinya

Sc: market.bisnis.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.