Akibat Kekalahan Donald Trump di Pemilu Amerika Serikat, Warga New York merayakan dengan Suka Ria

  • Bagikan
Kemenangan Joe Biden

Berita terkini Warga New York bergembira bersama dengan turun ke jalan pada Sabtu (7/11/2020) untuk merayakan kekalahan Donald Trump di pilpres AS (pemilihan presiden Amerika Serikat) 2020.

Orang-orang mengolok-olok putra daerah New York itu dengan ucapan, “Anda dipecat”. Di Manhattan para warga berteriak dan bertepuk tangan. Beberapa di antaranya mengibarkan bendera dan yang lainnya membunyikan teko dari balkon. Kendaraan juga membunyikan klakson untuk ikut merayakan.

Berikut cuitan warga As akibat kekalahan Donald Trump di pilpres AS

kekalahan Donald Trump di pilpres AS
Warga New York berkumpul di Times Square untuk merayakan kemenangan Joe Biden dan kekalahan Donald Trump di pilpres AS, pada Sabtu (7/11/2020).(AP PHOTO/SETH WENIG)

“Saya senang Donald trump pergi dari hidup kita, semoga selamanya,” katanya kepada AFP. “Sedikit kenormalan kembali dalam hidup kami, dan anak-anak saya bisa melihat manusia yang layak kembali memegang kendali – itu membuat saya bahagia,” kata wanita berusia 47 tahun tersebut merujuk pada Joe Biden.

Ratusan orang lalu berkumpul di luar Trump Tower, dan banyak juga yang mengerubungi Grand Army Plaza Brooklyn.

“Anda dipecat” atau “Trump dipecat”, kalimat yang kerap diucapkan Donald trump saat tampil sebagai pembawa acara tv The Apprentice.

“Saya merasa ini momen yang sangat amerika,” katanya, menambahkan bahwa “Saya tahu negara ini terpecah hampir 50/50, tetapi saya masih merasa ini adalah hari yang sangat baik untuk demokrasi.”

Ribuan orang lainnya berkumpul di Times Square dan Columbus Circle, di mana demo untuk mengawal integritas penghitungan suara berubah jadi pesta besar

. “Biden akhirnya menang,” kata JD Beebe (35) yang bekerja di sebuah perusahaan online. ”

“Sejujurnya saya menantikan saat-saat tidak harus berada di roller coaster setiap hari tentang hal konyol apa yang akan dikatakan pemimpin kami, atau apa yang akan mereka lakukan pada masyarakat yang tertindas,” pungkasnya.

Baca Juga  Kabar duka Model Dylan Sada Meninggal Dunia di Amerika Serikat

katanya, menambahkan bahwa “Saya tahu negara ini terpecah hampir 50/50, tetapi saya masih merasa ini adalah hari yang sangat baik untuk demokrasi.” “Sejujurnya saya menantikan saat-saat tidak harus berada di roller coaster setiap hari tentang hal konyol apa yang akan dikatakan pemimpin kami, atau apa yang akan mereka lakukan pada masyarakat yang tertindas,” pungkasnya.

Sc: kompas

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.