Mendidik Anak Di Rumah Adalah Jalan Karir Seorang Ibu

  • Bagikan
Setiap Anak Adalah Titipan Allah

Jika sekedar hanya untuk mendidik anak yang sukses di dunia saja maka semua Ibu juga bisa, banyak yang sukses di dunia

Tapi untuk mendidik anak sukses dunia dan akhirat, perlu ibu yang lebih banyak tinggal di rumah dan fokus dengan pendidikan anak mengajarkan adab, alquran dan doa sejak kecil, mengajarkan alif, ba, ta

Siapa yang memandikan imam malik kecil pagi-pagi dan pergi ke gurunya?

Siapa yang mengajarkan Imam syafi’i kecil umur 7 tahun sudah hapal alquran?
Siapa yang menghabiskan harta yang banyak untuk pendidikan guru imam malik rabi’atur ra’yi?

Sebagian mereka adalah wanita janda, ibu imam Syafi’i, ibu imam Ahmad, ibu Rabi’atur Ra’yi ditinggal suami berjihad sejak hamil sampai tua baru ketemu

Setiap Anak Adalah Titipan Allah, Hendaklah Tidak Menitipkanya lagi kepada pembantu

Wanita hendaknya lebih banyak di rumah daripada diluar untuk mendidik anak-anak mereka. Karena mendidik anak perlu fokus di rumah bukan dititipkan kepada pembantu atau baby sister.

Tinggal di rumah adalah perintah Allah dalam Al-Quran, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيراً

Dan hendaklah kamu tetap tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Al Ahzab: 33).

Baca Juga  Hukum Pengelolaan Zakat dan Penghimpun Zakat Non Pemerintah di Indonesia

Wanita adalah pemimpin di rumah dalam hal mendidik anak-anaknya, sedangkan suami adalah pengawas pendidikan istri dan anak-anaknya. Orang tua adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كلكم راع، وكلكم مسئول عن رعيته، فالأمير راع، وهو مسئول عن رعيته، والرجل راع على أهل بيته، وهو مسئول عنهم، والمرأة راعية على بيت بعلها وولده، وهي مسئولة عنهم، والعبد راع على مال سيده، وهو مسئول عنه، فكلكم راع مسئول عن رعيته

Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinnya. Pemimpin negara adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang yang dipimpinnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia akan ditanya tentang yang dipimpinnya. Seorang wanita adalah pemimpin bagi anggota keluarga suaminya serta anak-anaknya dan ia akan ditanya tentang mereka. Seorang budak adalah pemimpin atas harta tuannya dan ia akan ditanya tentang harta tersebut. Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan ditanya tentang yang dipimpinnya.” (HR. Bukhari 893 dan Muslim 1829).

Cara Mendidik secara Islami

Lantas bagaimana cara mendidik anak secara islami dan sesuai dengan tuntunan yang ada di Al-Quran? Berikut caranya!

Memperdengarkan Al Quran Sejak Lahir

Sejak si kecil lahir, atau bahkan sejak masih berada di dalam kandungan, berikan lantunan ayat-ayat suci Al Quran baik secara langsung maupun melalui mp4. Anak sudah terbiasa dengan lantunan ayat Quran setiap harinya akan lebih mudah ingat dan hafal. Dengan ditambah pemahaman dari orang tua secara perlahan, maka proses mendidik anak secara islami akan lebih mudah untuk diterapkan. Terlebih jika orang tua menambahkan cerita-cerita islami dari Quran yang mudah dicerna oleh anak.

Baca Juga  Ini Keutamaan Bulan Rajab yang Wajib Diketahui

Mengajarkan Dasar-dasar Islam dalam Kehidupan Sehari-hari

Cara paling mudah untuk menerapkan parenting islam di keluarga adalah dengan mengajarkan dasar-dasar islam dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu hal yang paling penting adalah dengan mengenalkan anak dengan penciptanya. Ajarkan kalimat-kalimat tauhid, syahadat, serta shalawat kepada anak sejak kecil agar selalu terekam dalam memorinya.

Memberi Teladan yang Baik

Mengajarkan shalat tentu akan lebih mudah jika orang tua memberikan teladan terlebih dahulu. Ketika masuk waktu sholat, ajak anak untuk segera menunaikan sholat wajib berjamaah dengan orang tua. Bagi anak laki-laki, biasakan untuk sholat di masjid akan menjadi kebiasaan baik ketika ia sudah besar nanti.

Hindari memberikan tontonan atau mengajak anak pergi ketika waktu sholat tiba, karena dapat membuat anak menjadi lalai terhadap kewajiban. Oleh karena itu, pastikan si kecil sudah mengenal sholat 5 waktu sejak dini ya, Bu!

Membacakan Kisah Para Nabi

Cara menerapkan parenting islami selanjutnya adalah dengan membacakan cerita dan kisah nabi serta tokoh muslim lainnya sejak dini. Berikan pemahaman bahwa Nabi-lah yang berhak untuk diidolakan oleh kita, bukan superhero dan tokoh-tokoh fantasi lainnya.

Sejak kecil, Ibu dapat membacakan kisah para Nabi Rasul, serta sahabat Nabi dan tokoh islam lainnya. Ceritakan dengan bahasa yang sederhana dan mudah ya, Bu, agar si kecil memahami maksud dan inti cerita.

Sc

  • Bagikan