Kabar Tak Sedap, AstraZeneca Umumkan Ada Persoalan Produksi

  • Bagikan
ap photokirsty wigglesworthfile 169



ap photokirsty wigglesworthfile 169

Jakarta, Berita saatini Indonesia – Uni Eropa kini dihadapkan pada persoalan kemunduran program vaksinasi setelah AstraZeneca mengumumkan masalah suplai produksi vaksin mereka. Sedangkan negara-negara di seluruh dunia tengah melakukan peningkatan upaya imunisasi Covid-19.

Melansir AFP, Minggu (14/3/2021) saat bersamaan citra perusahaan juga sedang terdampak, setelah beberapa negara menangguhkan peluncuran vaksin AstraZeneca karena kekhawatiran pembekuan darah, meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak ada alasan untuk berhenti menggunakan vaksin tersebut sebagai upaya memerangi pandemi.

Vaksinasi dianggap penting memerangi pandemi yang telah merenggut 2,6 juta jiwa secara global. Kabar buruk soal suplai dari Astrazeneca ini menjadi pukulan berat bagi Uni Eropa yang sebelumnya mendapatkan banyak kritikan atas lambatnya mengatasi vaksinasi.

“AstraZeneca sangat kecewa dengan mengumumkan kekurangan dalam pengiriman vaksin Covid-19 yang direncanakan ke Uni Eropa, meskipun bekerja tanpa lelah untuk mempercepat pasokan,” jelas perusahaan dalam pernyataannya.

Sebelumnya telah diperingatkan tentang kekurangan dari rantai pasokan Eropa karena output produksi yang lebih rendah dari perkiraan dan berharap untuk mengimbanginya dengan mencari sumber daya dari jaringan global.

“Sayangnya, pembatasan ekspor akan mengurangi pengiriman pada kuartal pertama, dan kemungkinan akan mempengaruhi pengiriman pada kuartal kedua,” kata perusahaan itu.

Vaksin AstraZeneca adalah salah satu yang termurah yang tersedia, dan merupakan sebagian besar pengiriman ke negara-negara miskin di bawah inisiatif Covax yang didukung WHO, yang bertujuan untuk memastikan distribusi vaksin global yang adil.

Kendala pasokan makin menambah masalah vaksin ini, saat beberapa negara termasuk Denmark, Norwegia dan Islandia menangguhkan penggunaan vaksinasi dengan AstraZeneca karena kekhawatiran atas efek samping seperti pembekuan darah.

WHO yang mengatakan bahwa komite penasihat vaksin sedang memeriksa data keamanan, menekankan bahwa tidak ada hubungan sebab akibat antara hal tersebut. AstraZeneca juga bersikeras bahwa vaksinasi itu aman.

Baca Juga  Sah! Eropa Setujui Vaksin Sekali Suntik Johnson & Johnson

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)




Source link

  • Bagikan