Kenali 7 Gejala Stres dan tanda-tandanya

  • Bagikan
gejala stres

Gaya hidup yang banyak diadopsi saat ini rupanya meningkatkan risiko beragam penyakit yang bisa jadi bumerang di masa depan. Sehat tidaknya gaya hidup bukan dilihat dari konsumsi makanan sehari-hari saja.

Rutinitas yang kita lakukan di keseharian nyatanya juga bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh, baik secara fisik maupun mental. Selain begadang dan merokok yang sering dianggap sebagai kebiasaan buruk, seiring berkembangnya zaman, makin banyak “tren” gaya hidup yang juga sama buruknya, tapi tidak disadari.

Hampir setiap orang pasti pernah mengalami stres dan gejala stres yang muncul pun berbeda-beda. Jika dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan, stres dapat menyebabkan masalah kesehatan yang bersifat serius. Oleh karena itu, kenali berbagai gejala stres agar terhindar dari risiko penyakit yang mengintai.

Stres merupakan reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau perubahan tertentu. Dalam kapasitas kecil, stres bisa menjadi hal positif, misalnya membuat seseorang lebih waspada terhadap bahaya di sekitarnya atau dorongan untuk segera menyelesaikan tugas.

Gejala Stres dan tanda-tandanya
Fito ilustrasi stres: (hellosehat.com)

Namun, stres yang dibiarkan berlarut-larut bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk dapat mengatasi stres agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari atau kehidupan sosial Anda.

Berikut Gejala Stres dan tanda-tandanya


Ketika sedang stres, tubuh akan bereaksi dengan melepaskan hormon stres. Hal ini dapat memengaruhi berbagai aspek, termasuk emosi, perilaku, kemampuan berpikir, dan kondisi kesehatan.

Saat seseorang mengalami gejala stres, dia akan merasakan beberapa keluhan sebagai berikut:

  1. Suasana hati berubah-ubah, misalnya menjadi sering gelisah dan murung
  2. Sulit fokus dan konsentrasi
  3. Tidak percaya diri, kesepian, dan tertekan
  4. Tubuh terasa kaku, mudah pegal, atau nyeri
  5. Susah berpikir positif atau cenderung memandang berbagai hal dari sisi negatif
  6. Tidak semangat atau kurang berenergi
  7. Kurang nafsu makan atau justru makan berlebihan
  8. Suka menyendiri dan menarik diri dari lingkungan sosial
  9. Susah tidur
Baca Juga  |Coretan P1LU Dato’ Dr Izhar mengenai nasib pekerja TV3 yg diberhentikan kerja


Jika stres yang Anda alami sudah berlangsung lama atau menjadi kronis, otot-otot tubuh akan menjadi kaku meski Anda sedang tidak mengalami sesuatu. Kondisi inilah yang membuat tubuh berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Gangguan Kesehatan yang Diakibatkan Stres
Stres yang terjadi sesekali dan hilang setelah faktor pencetusnya teratasi, sebenarnya merupakan hal yang normal dan wajar terjadi. Akan tetapi, Anda perlu waspada jika gejala stres yang dirasakan sering muncul, tidak jelas apa penyebabnya, atau jika sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Jika dibiarkan berkepanjangan, gejala stres lama-kelamaan bisa menyebabkan Anda lebih berisiko terkena berbagai masalah kesehatan, seperti:

Merasakan Sakit kepala dan otot kaku


Ketika gejala stres muncul, otot-otot tubuh akan menegang dan terasa kaku. Selain itu, stres berlebihan juga sering kali dapat menimbulkan keluhan sakit kepala. Keluhan tersebut biasanya akan membaik dengan sendirinya setelah Anda rileks atau terbebas dari stres.

Rambut rontok


Stres bisa menghambat pertumbuhan rambut dan menyebabkan rambut lebih cepat rontok. Normalnya, rambut rontok sekitar 100 helai per hari. Saat stres, rambut rontok bisa mencapai setengah atau tiga perempat dari keseluruhan rambut. Bahkan, rambut Anda bisa rontok hanya karena disisir atau saat keramas.

Susah tidur


Salah satu gejala stres adalah susah tidur atau tidur yang terasa kurang nyenyak. Jika Anda mengalaminya, hal ini seiring waktu bisa membuat Anda berisiko mengalami gangguan tidur, seperti insomnia.

Akibatnya, Anda akan menjadi sering lelah, susah berkonsentrasi, hingga berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan mental seperti depresi dan gangguan cemas.

Masalah kulit


Saat sedang stres, hormon stres di dalam tubuh Anda akan meningkat. Perubahan hormon ini dapat membuat kulit Anda cenderung lebih berminyak, sehingga Anda pun rentan berjerawat ketika mengalami gejala stres.

Baca Juga  Pengakuan Suami Istri Bagikan Nasi Bungkus BAHAGIA, Yang Berisi Uang Jutaan Rupiah, Bersedekah Meski Bisnis Lesu

Tak hanya itu, stres juga bisa menyebabkan kambuhnya gejala penyakit kulit tertentu, seperti eksim, psoriasis, dan rosacea.

Gangguan pernapasan


Gejala stres yang dirasakan berkepanjangan bisa membuat seseorang mengalami penurunan daya tahan tubuh. Hal ini bisa membuat mereka rentan terkena flu serta batuk dan pilek. Tak hanya itu, penderita asma juga bisa mengalami sesak napas dan batuk, jika ia sering stres.

Gangguan pencernaan


Gejala stres sering kali membuat seseorang mengalami perubahan pola makan, misalnya menjadi kurang nafsu makan atau justru lebih banyak makan. Hal ini bisa memicu masalah pada sistem pencernaan, misalnya sakit maag.

Tak hanya itu, stres juga bisa memengaruhi pergerakan saluran cerna dan membuat seseorang sering kembung, sakit perut, hingga sembelit.

Baca juga: Tips mengobati Penyakit asam lambung secara alami

Menimbulkan Penyakit kronis


Stres berkepanjangan bisa membuat tubuh sering mengalami peradangan. Hal ini diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kanker.

Nah, kini Anda sudah tahu, kan, apa saja bahaya gejala stres bila dibiarkan berlarut-larut? Oleh karena itu, lakukan beragam cara untuk mengatasi stres, seperti istirahat yang cukup, melakukan kegiatan yang disukai, berolahraga secara rutin, atau melakukan meditasi.

Jika Anda sering merasa stres dan sulit untuk mengatasinya, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter, terlebih jika Anda memiliki riwayat atau sedang menderita masalah kesehatan tertentu. Hal ini dilakukan agar dokter dapat memberikan penanganan yang tepat terkait kondisi yang Anda alami.(alodokter.com)

beritasaatini

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.