7 Orang Jatuh Sakit Setelah Divaksin Sinovac, 2 Rawat Serius

  • Bagikan
vaksin sinovac apsakchai lalit 1 169



vaksin sinovac apsakchai lalit 1 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Tujuh orang jatuh sakit setelah menerima suntikan vaksin Sinovac di Hong Kong. Bahkan, dua orang dikabarkan harus dirawat intensif di rumah sakit.

Hal ini dilaporkan otoritas Kesehatan kota otonomi China itu, Minggu (7/3/2021). Dua kasus parah sekarang dirujuk ke komite ahli untuk melihat kausalitas dengan vaksin.

Penilaian akan diumumkan sesegera mungkin. Mereka yang dikirim ke perawatan intensif, disebut Departemen Kesehatan memiliki penyakit yang mendasari.

Kasus pertama melibatkan seorang penerima vaksin, pria berusia 80 tahun. Ia berada dalam kondisi kritis setelah mendapat suntikan di lokasi Tin Shui Wai.

Setelah merasa tidak enak badan, dia mencari perawatan medis di Caritas Medical Center di Sham Shui Po. Di sana, dia dipindahkan ke unit perawatan intensif pada hari Sabtu.

Kasus Wanita 72 tahun lainnya dengan riwayat berbagai penyakit, termasuk diabetes, merasa tidak nyaman setelah menerima suntikan di sebuah pusat di Tseung Kwan O.

Dia kemudian dirawat di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Prince of Wales di Sha Tin. Ia disebut mengalami masalah diabetes serius.

South China Morning Post menyebut total 18 orang telah menerima perawatan medis setelah menerima vaksin selama seminggu terakhir. Ada yang mengalami ruam parah, pusing, hingga jantung berdebar-debar.

Ini sekitar 0,019% dari total warga menerima vaksin. Hong Kong telah menyuntikkan vaksin yang juga dipakai RI tersebut ke 91.800 warga.

Sebelumnya, dua orang dikabarkan meninggal setelah divaksinasi selama seminggu terakhir dengan Sinovac. Namun penyebab kematian juga belum dikonfirmasi oleh panel ahli.

Pemerintah Hong Kong mengaku akan secara teratur memperbarui informasi tentang vaksin. Data akan diberikan secara terbuka, transparan dan bertanggung jawab serta akan memantau program inokulasi ini untuk mengatasi masalah publik.

Baca Juga  BOCORAN RENDER MOTO X4 SMARTPHONE KELAS PREMIUM

“Saya memahami bahwa beberapa orang mungkin khawatir karena kejadian seperti itu, tetapi kita harus selalu melihat keamanan vaksin berdasarkan bukti ilmiah. Kami mempercayai pendapat para ahli dan menyambut anggota masyarakat umum untuk mengungkapkan keraguan mereka,” kata Sekretaris Administrasi Hong Kong Matthew Cheung.

Sementara itu, Minggu, Hong Kong juga menyuntikkan vaksin merek lain yakni Pfizer-BioNTech. Total saat ini yang menerima suntikan Pfizer sebanyak 1,3 juta orang.

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)




Source link

  • Bagikan