Bosnya Dilaporkan ke Polisi, Sinarmas Komentar Begini!

Jakarta, Berita saatini Indonesia – Seorang pengusaha asal Kota Solo, Andri Cahyadi melaporkan dua petinggi PT Sinarmas yakni IW selaku pemilik dan KC selaku Dirut PT Sinarmas Securitas ke Bareskrim Polri terkait dugaan penipuan.

Government Relation PT Sinarmas Ivo Rustandi mengatakan bahwa pihaknya menilai bahwa Indra tidak ada hubungannya dengan perkara tersebut.

“Kami sudah menerima berita tersebut, setahu saya masalah ini tidak ada hubungannya dengan Pak Indra W,” katanya dikutip dari detikcom, Minggu (14/3/2021).


Ivo juga mengaku perusahaan sampai saat ini belum menerima konfirmasi atau panggilan resmi terkait perkara tersebut.

Ia menegaskan bahwa saaat ini Kokarjadi sudah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PT Sinarmas Securitas.

“Sampai saat ini belum ada informasi resmi terkait hubungannya apa dan sebagai informasi bahwa saat ini pak Kokar sudah tidak menjabat di Sinarmas Sekuritas,” ucapnya.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan, pemalsuan hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Andri melakukan pelaporan pada 10 Maret 2021 dengan tuduhan dugaan penipuan/perbuatan curang, penggelapan dalam jabatan, pemalsuan surat dan juga TPPU dengan nomor laporan polisi (LP) LP/B/0165/III/2021/BARESKRIM.

“Pada 2015 perusahaan saya PT Eksploitasi Energi Indonesia (EEI) tbk bekerja sama dengan PT Sinarmas, dan dari Sinarmas menaruh direksi di situ supaya fair. Mulainya di situ dan saya sebagai Komisaris Utamanya (Komut),” kata Andri kepada wartawan saat ditemui di Solo, Sabtu (13/3/2021).

Kerjasama tersebut, kata Andri, untuk menjadi pemasok batu bara untuk kebutuhan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Karena kebutuhan cukup besar, maka pihaknya bekerja sama dengan PT Sinarmas.

“Untuk Dirutnya adalah Benny Wirawansyah yang ditunjuk oleh PT Sinarmas, dan saat itu saham saya mencapai 53 persen,” ucapnya.

Namun, Andri melanjutkan setelah kerjasama terjalin dan berjalan satu tahun perusahaannya tidak mendapatkan keuntungan.

1
2