Xi Jinping Beraksi, China Kecam Junta Militer Myanmar

Jakarta, CNBC IndonesiaChina, yang dipimpin Presiden Xi Jinping, akhirnya ‘turun gunung’ dalam menangani krisis Myanmar. Negara yang selama ini dituding sebagai sekutu dekat junta militer Myanmar malah memberi pernyataan berbeda dalam pertemuan dengan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Duta Besar China untuk PBB menyerukan ‘penurunan ketegangan’ dalam krisis Myanmar. “Sekarang saatnya de-eskalasi. Saatnya diplomasi. Saatnya dialog,” tegas perwakilan China Zhang Jun dikutip dari AFP, Kamis (11/3/2021).

Pernyataannya disampaikan setelah Dewan Keamanan PBB setuju untuk mengutuk aksi represif militer Myanmar, yang kerap disebut Tatmadaw, dalam menangani unjuk rasa anti kudeta. China termasuk salah satu dari 15 anggota dewan.

Demonstran yang damai ditangani dengan kekerasan oleh aparat, tak jarang dengan tembakan senjata, karena di klaim kelompok huru-hara. Setidaknya sudah 60 lebih nyawa pengunjuk rasa melayang, dalam demo yang sudah dilakukan sejak Aung Sang Suu Kyi dikudeta 1 Februari.

“China telah berpartisipasi dalam (pernyataan) negosiasi secara konstruktif,” kata Zhang.

1
2