Raksasa Asuransi Allianz Tertarik Suntik Fintech RI

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan asuransi raksasa yang bermarkas di Munich, Jerman, Allianz, menyatakan minatnya untuk menyuntikkan dana ke beberapa pelaku industri fintech di Indonesia.

Dalam pernyataan resminya, Allianz menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan uangnya di beberapa fintech negara Asia dengan menugaskan unit usahanya, Allianz X. Awalnya mereka akan menyuntikkan US$ 75 miliar kepada WeLab fintech yang berbasis di Hong Kong dan bermaksud untuk berkembang ke beberapa negara Asia lainnya seperti Indonesia.

“Titik awal geografis kerjasama ini adalah Hong Kong. Ekspansi selanjutnya ke seluruh Greater Bay Area dengan total penduduk 72 juta direncanakan, berpotensi juga ke pasar Indonesia dan Asia Tenggara pada tahap selanjutnya,” tulis perusahaan tersebut dalam laman resminya.


Sebelumnya pada 2018 lalu Allianz mengucurkan dana senilai US$35 juta atau sekitar Rp 481,63 miliar untuk Gojek. Suntikkan dana ini merupakan investasi pertama Allianz di perusahaan fintech Indonesia.

Allianz berpartisipasi dalam putaran pendanaan Gojek sebesar US$1,5 miliar yang juga diikuti antara lain Alphabet Inc, Tencent, raksasa e-commerce China JD.com, serta layanan pengiriman berbasis China, Meituan.

1
2