Bom Mobil Meledak di Ibu Kota Somalia, Tewaskan 20 Orang

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebanyak 20 orang tewas dan lebih dari 30 lainnya cedera dalam ledakan bom mobil di ibu kota Somalia, Mogadishu pada Jumat (5/3/2021) malam. Insiden ini dikonfirmasi melalui keterangan polisi dan layanan darurat, sebagaimana dilansir dari CNN International.

Kapten Aden Osman, seorang perwira polisi senior di Mogadishu mengatakan sebuah mobil yang berisi bahan peledak diledakkan di gerbang restoran Luul Yaman dekat pelabuhan sekitar pukul 8 malam waktu setempat. Ledakan itu diikuti oleh tembakan senjata api yang hebat.

Menurut Osman, ledakan dahsyat itu menyebabkan kerusakan luas pada beberapa bangunan dan pusat bisnis di daerah itu. Layanan Ambulans Aamin memastikan 30 orang terluka dalam pemboman itu dan dilarikan ke rumah sakit setempat.

“Gumpalan asap putih menutupi kota setelah ledakan besar yang diikuti oleh tembakan,” kata saksi mata Liban Yusuf, menambahkan bahwa sebuah bangunan di dekat lokasi itu runtuh dan operasi penyelamatan sedang dilakukan untuk mengevakuasi orang-orang yang terperangkap di reruntuhan.

Kelompok teror Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan itu melalui pernyataan yang diunggah di situs afiliasinya.

Ledakan terbaru ini juga terjadi di tengah keamanan yang ketat di Mogadishu selama krisis politik terkait penundaan pemilihan. Mandat presiden negara itu Mohamed Abdullahi Farmajo berakhir pada 8 Februari, tanpa pemilihan yang tepat waktu.

Insiden ini menjadi serangan kedua di restoran yang sama sejak Agustus 2020. Bulan lalu, bom mobil lain meledak di dekat istana kepresidenan Somalia.

Al-Shabaab diusir dari ibu kota Somalia pada 2011 oleh pasukan Somalia dan Uni Afrika, tetapi kelompok Islamis itu telah melakukan pemboman mobil dan serangan senjata di kota pesisir itu.

[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)


[ad_2]

Source link