Ini Daftar Proyek Rp 700 T Pertamina yang Incar Dana SWF

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) tengah menggarap 14 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berpotensi mendapatkan pendanaan dari Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau disebut juga Indonesia Investment Authority (INA).

Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini mengatakan 14 proyek yang masuk dalam PSN berada di sektor hulu sampai hilir, termasuk energi baru terbarukan (EBT). Semua proyek ini tengah berjalan untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Dari proyek strategis nasional tersebut berpotensi sekali untuk underlying project-project yang didanai oleh SWF atau perbankan atau SMI atau private equity,” paparnya dalam webinar ‘Prospek BUMN 2021 Sebagai Lokomotif PEN dan Sovereign Wealth Fund’, Kamis (04/03/2021).

Secara rinci 14 PSN yang dikerjakan Pertamina yakni:

– Proyek Hulu
1. Jambaran Tiung Biru (JTB)
Belanja modal atau capital expenditure (Capex) nya sebesar US$ 1,5 miliar. Ditargetkan operasi pada tahun 2021.

– Kilang dan Petrokimia
2. Grass Root Refinery Tuban (GRR Tuban)
Nilai Capex sebesar US$ 16,7 miliar. Ditargetkan operasi pada tahun 2026.
3. Refinery Development Master Plan (RDMP) Dumai
Nilai Capex sebesar US$ 1,3 miliar. Ditargetkan operasi pada tahun 2027.
4. RDMP Plaju
Nilai Capex sebesar US$ 1,3 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2027.
5. RDMP Cilacap
Nilai Capex sebesar US$ 3,6 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2027.
6. RDMP Balikpapan
Nilai Capex sebesar US$ 7,1 miliar. Ditargetkan operasi pada tahun 2023 (Operasi Phase 1)
7. Polypropylene Balongan
Nilai Capex 0,3 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2024.
– Komersial dan Perdagangan

Tangki BBM dan LPG:
8. Tangki BBM Indonesia Timur
Nilai Capex sebesar Rp 205 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2022
9. Tangki LPG Indonesia Timur
Nilai Capex sebesar Rp 1.279 miliar (Rp 1,2 triliun). Ditargetkan operasi pada tahun 2021

– Gas dan LNG:
10. Pembangunan Jaringan Gas Kota (Nasional)
Nilai Capex sebesar Rp 3,8 triliun (APBN) dan Rp 29,2 triliun (PGN). Target operasi tahun 2021 – 2022

– Energi Bersih dan Terbarukan
11. Gasifikasi batu bara
Nilai Capex sebesar US$ 2,1 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2026
12. Green Diesel RU IV Cilacap
Nilai Capex sebesar US$ 0,3 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2023
13. Green Refinery RU III Plaju
Nilai Capex sebesar US$ 0,7 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2024
14. Katalis Merah Putih
Nilai Capex sebesar Rp 170 miliar. Ditargetkan operasi tahun 2022.

Selain, Proyek Strategis Nasional, ada juga empat proyek strategis yang merupakan inisiatif Pertamina:
15. Olefin TPPI
Nilai Capex sebesar US$ 3,7 miliar. Ditargetkan beroperasi 2024.
16. Infrastruktur BBM & LPG
Nilai Capex sebesar US$ 2 miliar. Ditargetkan beroperasi 2021-2024.
17. Transmisi dan Distribusi Gas
Nilai Capex sebesar US$ 4 miliar. Ditargetkan beroperasi 2021-2024.
18. Ekosistem baterai kendaraan listrik (EV battery)
Nilai Capex sebesar US$ 3,2 miliar. Ditargetkan beroperasi 2022-2029.

Adapun total ke-14 PSN ditambah empat proyek strategis inisiatif Pertamina tersebut setidaknya bernilai sekitar US$ 50 miliar atau sekitar Rp 700 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per US$).

[Gambas:Video CNBC]

(wia)


[ad_2]

Source link