Produk UMKM Harus ‘Bejejer’ di Depan Mall, LV Di Belakang Aje

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan para pengusaha mall maupun pusat perbelanjaan memberikan ruang paling strategis bagi produk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Berbicara saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan, Jokowi mengaku kerap kali menemukan ruang terdepan di mall di isi oleh brand-brand luar negeri.

“Pusat perbelanjaan mall harus terus didorong Jakarta sampai ke daerah dorong untuk memberikan ruang bagi produk Indonesia, khususnya UMKM. Jangan sampai ruang depan, lokasi strategis justru diisi oleh brand luar negeri,” kata Jokowi, Kamis (4/3/2021).

Selama ini, ruang terdepan di mall maupun pusat perbelanjaan memang kerap kali diisi oleh brand-brand terkenal luar negeri seperti Louis Vuitton, Dior, Channel, Bottega Veneta, Channel, hingga Salvatore Ferragamo.

“Ini harus mulai digeser. Mereka digeser ke tempat yang tidak strategis, tempat yang strategis, lokasi yang baik berikan ruang untuk brand lokal,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan branding cinta produk Indonesia perlu digaungkan. Menurutnya, potensi barang lokal tidak kalah jauh dibandingkan produk luar, terlebih Indonesia memiliki pasar yang cukup besar.

“Karena penduduk Indonesia penduduk kita berjumlah lebih dari 270 juta jiwa. seharusnya adalah konsumen yang paling loyal untuk produk-produk kita sendiri. 270 juta adalah jumlah yang besar, pasar yang besar,” katanya.

Jokowi lantas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk betul-betul mencintai produk dalam negeri. Bahkan, kepala negara menggaungkan sebuah slogan yang cukup menarik perhatian untuk masyarakat yang ‘doyan’ belanja.

“Produk-produk dalam negeri gaungkan, gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri, bukan hanya cinta tapi benci. Cinta barang kita, benci produk dari luar negeri sehingga betul-betul masyarakat kita menjadi konsumen yang loyal sekali lagi untuk produk-produk Indonesia,” katanya.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)


[ad_2]

Source link