Investasi Jorjoran sampai 2024, Pertamina Giat Cari Partner

[ad_1]

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Pertamina (Persero) jorjoran dalam berinvestasi sampai 2024. Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini menyebut, perkiraan investasi perseroan bakal mencapai US$ 92 miliar atau sekitar Rp 1.288 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per US$) hingga 2024 mendatang.

Besarnya perkiraan nilai investasi tersebut membuat Pertamina membuka diri untuk menggaet mitra strategis. Nantinya, skema pendanaan yang digunakan akan disesuaikan dengan karakter proyek.

“Dari US$ 92 miliar, kurang lebih 38% dari internal funding dan selebihnya 62% dari partnership dan external funding,” paparnya dalam webinar ‘Prospek BUMN 2021 Sebagai Lokomotif PEN dan Sovereign Wealth Fund’, Kamis (04/03/2021).

Pertamina, imbuhnya, selalu terbuka dengan mitra-mitra yang tertarik bekerja sama. Menurutnya, risiko dari setiap proyek harus dikelola dengan baik, mengingat nilainya begitu besar.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pertamina lebih mengoptimalkan pada mitra strategis, baik financial investor atau pun strategic investor yang membawa teknologi, pengetahuan, dan kemampuan finansial.

“Kita terbuka dan Pertamina ke depan open pada private investment, kita akan optimalkan strategic partnership,” ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan investasi pada 2021 naik dua kali lipat dibandingkan 2020 menjadi US$ 10,7 miliar atau Rp 149,8 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per US$) dari US$ 5,2 miliar atau sekitar Rp 72,8 triliun pada 2020.

“Tahun 2020 investasi ada US$ 5,2 miliar dan 2021 akan meningkat dua kali lipat menjadi US$ 10,7 miliar yang sebagian besar di sektor hulu,” ungkapnya, Kamis (04/02/2021).

[Gambas:Video CNBC]

(wia)


[ad_2]

Source link