Program Bangkit Bukti Keseriusan Gojek Asah Talenta Digital

[ad_1]

Gojek didapuk menjadi mentor pelatihan dalam program pengembangan kompetensi mahasiswa untuk berkarier di dunia teknologi besutan Google bernama Program Bangkit.

Menurut Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Program Bangkit merupakan salah satu model pembelajaran Kampus Merdeka yang dirancang melalui kolaborasi Google, unicorn dan decacorn dalam negeri bersama berbagai perguruan tinggi.

Program ini juga bekerja sama dengan Universitas Stanford melalui program University Innovation Fellow.

Program yang telah berjalan selama satu tahun ini mendapatkan antusias yang luar biasa. Setelah melewati proses seleksi, 3.000 mahasiswa lolos dan 29 persen di antaranya berasal dari latar belakang non-CS/IT.

Direktur Jenderal Dikti Prof. Nizam menyampaikan bahwa nantinya para mahasiswa terpilih akan didampingi oleh mentor dari sektor industri dan perguruan tinggi.

Kemudian pada akhir semester akan dipilih 15 tim proyek akhir untuk pengembangan lebih lanjut yang termasuk hibah inkubasi dan dukungan dari universitas mitra Program Bangkit.

“Saya berharap Program Bangkit dapat melahirkan para pemimpin teknologi di Indonesia yang membawa akselerasi ekonomi digital di tanah air,” ujar Nazim.

Jadi Mentor Program Bangkit

Sebanyak 41 talenta terbaik Gojek akan dikirim untuk menjadi mentor bagi ribuan siswa Bangkit tersebut.

Program ini merupakan kolaborasi Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Google, Gojek, Tokopedia, Traveloka dan berbagai perguruan tinggi, yang juga bekerja sama dengan Universitas Stanford, California, Amerika Serikat melalui program University Innovation Fellow.

Pada kesempatan yang sama, Chairwoman Yayasan Anak Bangsa Bisa (bagian dari Gojek), Monica Oudang menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan untuk ikut ambil bagian dalam Program Bangkit, yang memiliki kesamaan visi dengan Gojek.

“Kami percaya pemanfaatan teknologi dapat mengubah kehidupan jutaan orang menjadi lebih baik. Sejalan dengan itu, Gojek secara berkelanjutan membina talenta-talenta terutama di bidang teknologi agar semakin banyak pembawa perubahan yang lahir dan menjadi penggagas serta menciptakan ide-ide kreatif untuk terus memajukan bangsa,” ujar Monica.

Di Program Bangkit, para mentor dari Gojek akan berbagi wawasan serta pengalaman untuk berkarier di bidang teknologi dengan membawakan kurikulum machine learning, pemrograman dengan pengembangan Android (Android mobile programming), dan dasar-dasar cloud (cloud computing) dengan fokus pada Google Cloud Platform.

Monica berharap upaya ini turut berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital nasional untuk menjadikan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

cnn

[ad_2]

Source link