Terikat dengan AC Milan, Inzaghi Akui Tak Mungkin Latih Inter

Sepakbola

Berita Liga Italia: Pelatih Benevento sekaligus legenda AC Milan Filippo Inzaghi mengaku keterikatannya dengan klub lamanya membuatnya hampir mustahil melatih Inter di masa depan.

Karier Inzaghi sebagai pemain telah membawanya ke level tertinggi sepak bola Eropa selama 11 tahun kenangannya bersama Rossoneri dari 2001 hingga 2012.

Allenatore Il Stregoni tersebut berhasil memenangkan dua Scudetto, dua gelar Liga Champions, dua Piala Super Eropa, satu Piala Dunia Antar Klub, dan satu Coppa Itallia selama masanya di San Siro.

Kini, kariernya sebagai pelatih telah membawanya memimpin Benevento ke Serie A setelah memenangkan Serie B musim lalu. Saat ditanya soal peluangnya melatih Nerazzurri di masa depan, Pippo pun langsung mengeluarkan jawaban yang ada di benaknya tanpa sedikitpun keraguan.

“Saya seorang profesional, tetapi saya terlalu terikat dengan sejarah Milan. Saya suka alun-alun dan fans, sulit bagi saya pergi ke Inter. Sedikit seperti [Carlo] Ancelotti, dia melatih di mana-mana kecuali Nerazzurri,” ujarnya kepada Domenica Sportiva.

Pada musim 2014-15 lalu, Pippo yang kala itu belum berpengalaman diberi tanggung jawab melatih Il Diavolo yang tengah kesulitan, jabatan yang ia pegang selama satu tahun sebelum dipecat pada Juni 2015.

Ketika ditanya apakah ia akan kembali melatih MilanInzaghi menjawab: “Siapa yang tahu masa depan yang akan menanti saya. Saya sangat menyukai profesi ini, adrenalin, dan persiapan pertandingan. Saya telah menyelesaikan sekitar 200 bangku pelatih di antara para profesional dan saya selalu bersenang-senang.”

Benevento yang diasuhnya saat ini duduk di peringkat 15 klasemen sementara Serie A, yang merupakan musim kedua mereka di divisi utama sepak bola Italia.

Artikel Tag: Inzaghi, Milan, Inter, Benevento

SC