Khutbah Jumat Banyak Mengingat Allah

[ad_1]

kh Pertama:

إن الحمد لله, نحمده ونستعينه ونستغفره, ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيئات أعمالنا، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له, وأن محمدًا عبد الله ورسوله صلى الله عليه وعلى آله وصحبه ومن اتبع سنته واقتفى أثره بإحسان إلى يوم الدين, أما بعد:
فاتقوا الله عباد الله,

Ibadallah,

Marilah kita banyak mengingat Allah Jalla fi Ula sebagaimana Dia memerintahkan kita,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًاوَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” [Quran Al-Ahzab: 41].

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلا تَكْفُرُونِ

“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” [Quran Al-Baqarah: 152].

Dan Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang beriman untuk banyak mengingat Allah.

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.” [Quran An-Nisa: 103].

Demikianlah keadaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mengingat Allah. Beliau senantiasa ingat kepada Allah dalam semua kondisinya. Karena itu, bersungguh-sungguhlah meneladani beliau dalam hal ini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

سَبَقَ الْمُفَرِّدُوْنَ قَالُوْا: وَمَا الْمُفَرِّدُوْنَ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ: اَلذَّاكِرُوْنَ اللهَ كَثِيْرًا وَالذَّاكِرَاتُ

“al-Mufarridun telah mendahului.” Para Shahabat bertanya, “Siapa al-Mufarridun itu, Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Kaum laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah.” [HR. Muslim].

أَنَّ رَجُلاً قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّ شَرَائِعَ اْلإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيَّ فَأَخْبِرْنِيْ بِشَيْءٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. قَالَ: لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ

Ada seseorang berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh syariat Islam ini begitu banyak bagiku. Ajarkan aku sesuatu sebagai pegangan.” Beliau bersabda, “Hendaklah lisanmu selalu basah dengan dzikir kepada Allah.” [HR. At-Tirmidzi 5/459, Ibnu Majah 2/1245. Shahih Tirmidzi 3/139, Shahih Ibnu Majah 2/316].

Orang tersebut minta diajari sesuatu yang apabila ia lakukan, ia akan mudah melakukan syariat-syariat yang lainnya. Nabi pun memberi rahasianya, yaitu agar ia memperbanyak dzikir.

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” [Quran Ar-Ra’d: 28]

أقول هذا القول وأستغفر الله العظيم لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua:

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدًا عبد الله ورسوله صلى الله عليه وعلى آله وصحبه ومن اتبع سنته واقتفى أثره بإحسان إلى يوم الدين, أما بعد:

فاتقوا الله عباد الله,

Ketauhilah, di antara bentuk wujud dari takwa kepada Allah adalah seseorang memenuhi hari-harinya dengan berdzikir kepada Allah Azza wa Jalla dalam setiap keadaan. Dengan itu ia akan memperoleh ganjaran yang besar dan karunia yang luar biasa. Ia akan mendapatkan pertolongan yang tidak akan ia dapati kecuali dengan mengamalkan dzikir.

Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

“Tidaklah sekelompok orang berkumpul di rumah Allah, mereka membacakan kitabullah dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketenangan, dan rahmat menyelimuti mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah memuji mereka di hadapan makhluk yang ada di dekatnya. Barangsiapa yang kurang amalannya, maka nasabnya tidak mengangkatnya.” [HR. Muslim, 2676].

Karena itu kaum muslimin,

Perbanyaklah dzikir di setiap keadaan Anda. Bersemangatlah melakukannya di waktu-waktu yang disunnahkan. Seperti setelah shalat, di saat pagi dan sore dengan dzikir pagi-sore yang dianjurkan. Karena dzikir-dzikir ini adalah sesuatu yang seharusnya dijaga oleh seorang muslim. Kemudian dzikir-dzikir lainnya. Seperti saat keluar rumah, makan, minum, berpakaian, masuk dan keluar WC, akan tidur dan bangun tidur, masuk masjid dan keluar masjid, mendatangi istri, dll.

Di samping dzikir-dzikir tersebut kita perbanyak juga dzikir saat berdiri, duduk, atau berbaring. Mengucapkan bismillah, subhanallah, alhamdulillah, dan Allahu Akbar. Sebagaimana yang kita dapati pada orang-orang tua yang basah lisannya mengingat Allah. Saat mereka berdiri dari duduk, mereka ucapkan bismillah. Karena lutut mereka yang mulai lemah. Saat berhasil berdiri atau duduk, mereka ucapkan alhamdulillah. Kemudian kita juga memperbanyak membaca Alquran. Semua ini akan membuat hati kita hidup. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ”.

“Perumpamaan orang yang berdzikir (mengingat) Rabbnya dan orang yang tidak berdzikir, seperti orang yang hidup dan orang yang mati.” [HR. Bukhari dan Muslim].

اللهم أعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك، ألزمنا طاعتك ويسر لنا الهدى يا ذا الجلال والإكرام، أعنا ولا تعن علينا، انصرنا على من بغى علينا، اهدنا ويسر الهدى لنا، اجعلنا لك ذاكرين شاكرين راغبين راهبين أواهين منيبين، اللهم تقبل توبتنا وثبت حجتنا واغفر ذلتنا وأقل عثرتنا ولا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا يا ذا الجلال والإكرام.

اللهم آمنا في أوطاننا وأصلح أئمتنا وولاة أمورنا واجعل ولايتنا فيمن خافك واتقاك واتبع رضاك يا رب العالمين، اللهم وفق خادم الحرمين الشريفين وولي عهده إلى ما تحب وترضى، سددهم في الأقوال والأعمال يا ذا الجلال والإكرام، واكتب الخير لسائر ولاة المسلمين وفقهم للعمل بكتابك وسنة رسولك وعم الخير البشر يا ذا الجلال والإكرام، وعجل لنا بكل فضل واصرف عنا كل سوء وشر ووباء يا ذا الجلال والإكرام.

صلوا على نبيكم محمد صلى الله عليه وسلم- فإن صلاتكم عليه معروضة عليه في هذا اليوم اللهم صلِّ على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد.sumber www.KhotbahJumat.com

Print Friendly, PDF & Email

[ad_2]

Source link