Satu Rumah di Kepahiang Hangus Dilalap si Jago Merah

[ad_1]

Kepahiang – Peristiwa Kebakaran terjadi di Dusun Kepahiang Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Selasa (09/02/2021) sekira pukul 19.10 WIB.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab rumah dengan pemilik Mukhtar Lubis (60) tersebut terbakar.
Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini. Api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekira pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, saat peristiwa kebakaran tersebut, di dalam rumah ada pemilik bersama kakak perempuannya Nara (75).

“Kami mengetahui ada kebakaran ketika melihat asap mengepul ke luar dari rumahnya,” ungkap warga sekitar.

Sementara itu, tetangga Mukhtar yang juga pemilik warung geprek Ibu Liuk mengaku tidak mengetahui kejadian kebakaran.

Dikarenakan pada waktu kejadian, ia masih berada di toko di Pasar Kepahiang.

“Tidak lihat, karena saya ada di toko pasar. Mengetahui kejadian ini setelah dihubungi oleh orang rumah,” sampainya.

Kapolres Kepahiang Polda Bengkulu, AKBP. Suparman, SIK, MAP melalui Kasat Reskrim, Iptu. Welliwanto Malau, SIK, MH membenarkan adanya peristiwa kebakaran ini.

Hanya saja menurut Welliwanto, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan pemicu terjadinya kebkaran tersebut.

“Iya ada kebakaran. Saat mendapat informasi, anggota dari Polres juga langsung turun membantu proses pemadaman. Setelah itu lanjut melakukan olah TKP,” singkatnya.

Kabid PBK Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepahiang, Paimin, S.Sos mengatakan, untuk memadamkan api pihaknya mengerahkan 3 unit mobil pemadam. Proses pemadaman api dibantu masyarakat sekitar lokasi kejadian.

“Beruntung tidak menjalar ke rumah lainnya. Kita tadi mengerahkan 3 unit Mobil PBK. Kita juga minta bantuan ke BPBD Kepahiang terkait supai airnya. Selain masyarakat di sekitar lokasi, kita juga dibantu aparat kepolisian,” kata Paimin.

Ditambahkan Paimin, ketika terjadi kebakaran untuk wilayah Kecamatan Kepahiang pihaknya tidak kesulitan lagi mendapatkan air. Karena bak penampungan telah tersedia. Selain itu BPBD Kepahiang juga selalu stanby dalam hal membantu persediaan air.

“Kita berharap ketika adanya kebakaran supaya masyarakat cepat melapor, sehingga kita bisa langsung terjun ke lapangan untuk memadamkan api,” pungkasnya.

[ad_2]

Source link