Pentingnya memilih produk double cleansing sesuai 4 jenis kulit

Double cleansing method

Double cleansing adalah metode membersihkan wajah yang penting untuk kita lakukan setiap hari. Metode ini mampu mengangkat makeup dan kotoran yang berpotensi menyumbat pori-pori secara maksimal. Sesuai dengan namanya, double cleansing memerlukan dua tahap pembersihkan wajah menggunakan dua jenis cleanser yang berbeda. Tahap pertama dengan menggunakan oil-based cleanser dan tahap kedua menggunakan face wash.

Nah, agar memberikan hasil yang maksimal, Anda juga sebaiknya memilih jenis produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Kalau Anda masih bingung dalam memilih produk untuk double cleansing, simak panduannya berikut ini!

Double cleansing sesuai dengan jenis kulit

Kulit Berminyak

First cleanser: Untuk Anda yang memiliki kulit berminyak, gunakan cleansing oil sebagai pembersih pertama. Cleansing oil mampu mengangkat kotoran, sisa makeup, serta sebum yang terkumpul pada wajah. Saat menggunakan cleansing oil, pastikan kulit wajah berada dalam kondisi yang kering, ya!

Second cleanser: Lanjutkan tahap pembersihan dengan menggunakan gel atau clay cleanser yang lembut untuk kulit dan tidak meninggalkan rasa kulit tertarik setelah penggunaanya. Meskipun memiliki kulit berminyak, Anda tetap perlu menjaga agar kelembapan dan hidrasi kulit tetap terjaga.

Baca juga: 5 Tips alami mengurangi Kriput dan garis halus di wajah

Kulit Kering

First cleanser: Terlalu sering mencuci wajah akan membuat kulit kering menjadi semakin kering. Makadari itu, penting bagi pemilik kulit kering untuk memilih pembersih yang mampu menjaga kelembapan kulit, seperti cleansing balm. Pilihlah produk dengan kandungan shea butter, coconut oil atau emollients lainnya untuk membantu mengembalikan kelembapan kulit.

Second cleanser: Karena lebih mudah mengalami kemunculan tanda-tanda penuaan, Anda sebaiknya memilih produk yang dilengkapi kandungan anti-aging seperti vitamin C, teh hijau, atau hyaluronic acid. Sesudah membilas wajah hingga bersih, segera aplikasikan skin care dalam kondisi wajah yang masih lembap untuk membantu mengunci kelembapan.

Kulit Normal

First cleanser: Bagi Anda yang memiliki kulit normal atau kombinasi, pilihlah produk yang mampu mengembalikan keseimbangan kulit, serta memperbaiki tekstur dan rona wajah sekaligus. Anda bisa mencari oil-based cleanser yang kaya nutrisi dan memiliki kandungan ceramides yang mampu membuat kulit lebih lembap.

Second cleanser: Untuk tahap ke dua, Anda bisa menggunakan cleanser berbentuk foam yang mampu mengangkat residu cleansing oil dengan baik. Pilihlah produk dengan klaim pH balancing agar kulit dapat mengikat kelembapan, memiliki tekstur yang lebih baik, serta mencerahkan rona wajah.

Kulit Sensitif

First cleanser: Karena rentan mengalami iritasi, kulit sensitif juga harus memilih produk yang lembut untuk kulitnya. Belum lagi, ada beberapa jenis minyak yang bersifat comedogenic sehingga berpotensi menyebabkan jerawat. Untuk mencegah hal ini terjadi, pilihlah cleansing oil yang bersifat lembut, serta kaya akan anti-oksidan dan anti-inflamasi seperti Vitamin E, Aloe vera, atau glycolic acid.

Second cleanser: Untuk face wash, pastikan Anda menggunakan produk yang bersifat fragrance-freehypoallergenicparaben-free, dan soap free untuk mengurangi risiko kulit mengalami iritasi.

Double cleanser digunakan dalam 3 keadaan ini !

Selsai menggunakan Make Up

Meskipun dapat membuat penampilan seseorang menjadi lebih menarik, makeup juga bisa menjadi penyebab kerusakan pada kulit jika tidak dibersihkan dengan baik. Maka dari itu, Anda wajib melakukan double cleansing seusai menggunakan makeup. Ini tak hanya berlaku saat Anda menggunakan makeup yang tebal saja, lho! Penggunaan makeup ringan, seperti hanya menggunakan bedak pun perlu dibersihkan dengan metode double cleansing. Nah, untuk melakukan double cleansing, pertama-tama, Anda membutuhkan produk yang mampu meluruhkan dan membersihkan makeup.

Pertama-tama, Anda bisa menggunakan oil-based cleanser atau micellar water guna mengangkat lapisan makeup teratas. Namun, itu sampai di situ saja tidak cukup. Dalam memilih first cleanser, khususnya micellar water, Anda perlu memilih produk yang memiliki kemampuan untuk menutrisi kulit.

Setelah mengangkat lapisan makeup teratas, lanjutkan proses pembersihan kulit dengan second cleanser yang mampu membersihkan kotoran hingga ke pori-pori. Salah satu jenis produk yang bisa Anda gunakan adalah facial foam. Sama halnya dengan first cleanser, memilih facial foam sebagai second cleanser juga perlu cermat supaya tidak menyebabkan kulit kering. Memiliki hyaluronic acid sebagai kandungan utamanya, 

Baca juga: 3 Cara merawat kulit berminyak sebelum menjadi jerawatan

Menggunakan Sunsreen

Tidak menggunakan makeup, tapi menggunakan sunscreen? Anda juga perlu double cleansing! Sunscreen, baik itu yang bersifat mineral maupun chemical, akan membentuk lapisan pelindung pada kulit yang tidak bisa bersih maksimal dengan face wash saja, atau dengan micellar water saja. Jika tidak dibersihkan dengan baik, residu sunscreen berisiko menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat! Tidak mau hal ini terjadi, kan? Gunakan pembersih yang memiliki kandungan minyak di dalamnya sebagai tahap pertama double cleansing. Kandungan minyak dalam cleanser akan meluruhkan sunscreen, sehingga sisa sunscreen akan terangkat dengan baik. Setelahnya, lanjutkan dengan penggunaan facial wash agar hasilnya lebih maksimal.

Tinggal ditempat penuh polusi

Polusi, debu, dan paparan sinar matahari yang tinggi adalah tiga faktor lingkungan yang menjadi ancaman terbesar bagi kulit. Selain menyebabkan penuaan dini pada kulit dan membuat tampilan wajah menjadi lebih kusam, faktor tersebut juga berisiko menyumbat pori-pori kulit. Padahal, rangkaian skin care yang dipakai baru akan mampu bekerja dan terserap dengan baik di kulit yang bersih, lho! Sayang sekali jadinya kalau penggunaan skin care menjadi kurang maksimal akibat pori-pori tersumbat. Oleh karena itulah, penting untuk melakukan double cleansing di malam hari seusai beraktivitas.

Sc: beritasaatini