2 Sosok dari seorang presiden Soekarno yang patut kita ketahui

kutub utara
Ilustrasi lautan es. (Sumber Pixabay)

Presiden Soekarno pertama kali bersekolah di Tulung Agung sebelum akhirnya pindah ke Mojokerto mengikuti orang tuanya. Awalnya ia bersekolah di Eerste Inlandse School sebelum dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) pada Juni 1911.

Dalam rangka memperingati HUT Ke-74 Republik Indonesia, tentu kita patut mengenang jasa Presiden soekarno pertama kalinya. Sebagai tokoh pejuang kemerdekaan, ia memegang peran penting dalam upaya memerdekakan Indonesia dari penjajahan.

Lulusan Teknik Sipil

Ir Soekarno
Ir. Soekarno

Soekarno pertama kali bersekolah di Tulung Agung sebelum akhirnya pindah ke Mojokerto mengikuti orang tuanya. Awalnya ia bersekolah di Eerste Inlandse School sebelum dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) pada Juni 1911.

Pada tahun 1915, Soekarno menyelesaikan pendidikannya di ELS dan melanjutkan pendidikannya di Hogere Burger School (HBS) di Surabaya. Ia berhasil diterima di HBS berkat bantuan H.O.S. Tjokroaminoto yang merupakan teman ayahnya.

Setelah lulus dari HBS pada tahun 1921, Soekarno melanjutkan pendidikannya di Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang ITB) mengambil jurusan teknik sipil. Setelah dua bulan ia sempat meninggalkan kuliah, tapi mendaftar kembali pada tahun 1922 dan akhirnya lulus pada tahun 1926.

Kehidupan Pribadi

presiden Soekarno
Ir. Soekarno

Di balik kemerdekaan bangsa Indonesia terdapat banyak sosok pahlawan yang berhasil memperjuangkan segalanya.

Semasa hidupnya, Soekarno sebagai pahlawan indonesia dikenal sering bergonta-ganti istri. Ia telah menikahi beberapa wanita antara lain Oetari, Inggit Ganarsih, Fatmawati, Hartini, Kartini Manoppo, Ratna Sari Dewi, Haryati, Yurike Sanger dan Heldy Djafar.

Dari pernikahannya tersebut ia dikaruniai 11 anak. Beberapa di antara mereka bahkan mengikuti jejak sang ayah untuk berkiprah di dunia politik, sebut saja Megawati Soekarnoputri yang kemudian menjadi Presiden Indonesia kelima, Rachmawati Soekarnoputri dan Sukmawati Soekarnoputri.

Ir. Soekarno atau yang sering dipanggil dengan Bung Karno adalah sosok presiden pertama Indonesia yang menyiarkan proklamasi pada tanggal 17 Agustus tahun 1945.

Pada tahun 1929, Soekarno ditangkap oleh Belanda dan dipenjarea di Penjara Banceuy karena aktivitasnya di PNI. Pada tahun 1930 ia dipindahkan di penjara Sukamiskin, didalam penjara ini Soekarno membuat pledoi yang fenomenal, Indonesia Menggugat. Soekarno dibebaskan pada tahun 1931. Sedangkan pada tahun 1931 Soekarno ikut bergabung dalam Partai Indonesia (Partindo) yang merupakan pecahan dari PNI.

Sayangnya pada tahun 1933, Soekarno kembali ditangkap dan diasingkan ke Flores. Semangat Ia tidak putus, .

Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu. Ia baru benar-benar bebas setelah masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Di awal kependudukannya, Jepang tidak terlalu memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia hingga akhirnya sekitar tahun 1943 Jepang menyadari betapa pentingnya para tokoh ini. Jepang mulai memanfaatkan tokoh pergerak Indonesia di mana salah satunya adalah Soekarno untuk menarik perhatian penduduk Indonesia terhadap propaganda Jepang.

Soekarno sendiri mulai aktif mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, di antaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar-dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan.

Pada bulan Agustus 1945, Soekarno diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara ke Dalat, Vietnam. Marsekal Terauchi menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia merdekan dan segala urusan proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah tanggung jawab rakyat Indonesia sendiri.

Pemerintah akhirnya menganugerahi proklamator Republik Indonesia, Soekarno dan Muhammad Hatta, sebagai pahlawan Nasional.

Kutipan Kemerdekaan

Pada masa perjuangan dan kepemimpinannya, Soekarno dikenal sebagai orator yang ulung. Kata-kata yang diucapkannya dapat membakar semangat dan sangat bijak.

Berikut adalah kata-kata kemerdekaan yang pernah diucapkan Soekarno:

  • -Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.
  • -Kemerdekaan barulah Kemerdekaan sejati, jikalau dengan kemerdekaan itu Kita menemukan kepribadian kita sendiri.
  • -Kemerdekaan hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad ‘Merdeka, merdeka atau mati’!
  • -Di seberang jembatan, jembatan emas inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia merdeka yang gagah, kuat, sehat, kekal dan abadi.
  • Meski dikenal begitu gigih melawan sekutu, biografi Soekarno singkat menjelaskan ada beberapa tokoh dunia yang menjadi sahabatnya. Hingga pada akhirnya, perjuangan Soekarno benar-benar pecah pada biografi Soekarno singkat saat kemerdekaan.
  • Selain pintar berdiplomasi, Soekarno memang dinilai memiliki kharisma yang tiada duanya. Enggak heran kalau kala itu banyak wanita yang terpikat oleh pesona proklamator ini.

1suara