7 Penyebab Munculnya Jerawat Dan Cara Mengatasinya

Melansir Mayo Clinic, jerawat sebenarnya tidak berbahaya bagi kesehatan. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab munculnya jerawat.

Jerawat pada wajah dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sekaligus mengganggu penampilan. Siapa sih yang tidak sebal saat mengetahui adanya jerawat yang muncul ketika sedang berkaca?

Kulit kita memiliki lubang kecil bernama pori-pori atau folikel. Pori-pori ini dapat tersumbat minyak, bakteri, sel kulit mati, dan kotoran. Saat pori-pori tersumbat, jerawat bisa muncul di kulit. Apabila kondisi tersebut berulang, seseorang dikatakan jerawatan dan itu sangat mengganggu penampilan dan tikat percaya diri seseorang.

Berikut penyebab munculnya jerawat

Terlalu sering mencuci muka

penyebab munculnya jerawat
sumber gambar : republika.co.id

Wajah yang kotor sering kali dianggap sebagai penyebab jerawat. Namun, mencuci muka terlalu sering juga tidak baik, karena dapat membuat wajah kehilangan minyak alami kulit dan mendorong kulit memproduksi minyak lebih banyak lagi. Efeknya, jerawat akan kembali muncul.
Nah, agar masalah ini tidak kamu alami, disarankan untuk mencuci muka sehari dua kali. Saat mencuci muka, kamu bisa menggunakan air hangat atau air bersih, dan sabun pembersih wajah dengan formulasi yang ringan. Oleskan pembersih wajah menggunakan ujung jari dan pijat secara lembut. Hindari menggunakan kain waslap untuk menyeka wajah, karena berisiko menyebabkan iritasi kulit, usahakan pakai tisue atau permukaan yang lembut dan hanya di tap-tap saja.

Memencet jerawat

sumber gambar : wolipop.detik.com

Mencoba menghilangkan jerawat dengan cara memencet jerawat, justru dapat menyebabkan masalah baru pada kulit. Sebab saat jerawat dipencet dan ditekan, sumbatan pada pori-pori kulit dapat masuk lebih dalam. Ini membuat proses penyembuhan menjadi lebih lama dan dapat meninggalkan bekas jerawat.
Untuk mengatasi jerawat, gunakan obat khusus jerawat. Hindari menyentuh jerawat, apalagi dengan tangan yang kotor, sebab minyak dan kotoran dari tangan dapat menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat.

Baca juga : Usaid bin Hudhair, Lantunan Al quran sangat Indah yang Didengar Malaikat

Menggunakan telepon seluler (ponsel) yang kotor

sumber gambar :liputan6.com

Ponsel yang baru selesai dipakai menelepon akan terkena minyak dan keringat. Apalagi jika tekanan pada pipi kemudian memicu jerawat pecah. Jika kotoran tersebut tidak dibersihkan sebelum digunakan kembali, maka kotoran beserta bakteri yang sudah berkembang biak dapat kembali ke wajah. Jangan malas membersihkan layar ponsel dan disarankan menggunakan ear phone saat menelepon untuk menghindari jerawat muncul.Produk rambut yang menetes pada wajah
Jauhkan minyak rambut, gel dan berbagai produk rambut dari dahi atau bagian wajah lainnya, karena dapat memicu timbulnya jerawat. Produk-produk tersebut dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, cuci rambut dengan teratur dan hindari penggunaan produk rambut yang banyak mengandung minyak.

Menggunakan make-up berlebihan

sumber gambar : probiocspray.com

Hindari penggunaan make-up secara berlebihan. Gunakan obat jerawat sebelum menggunakan make-up, kemudian bersihkan menjelang tidur. Untuk kulit berjerawat, pilih make-up dengan label bebas minyak dan tidak menyebabkan komedo (non-comedogenic). Ada pula jenis make-up yang bisa kamu gunakan untuk membantu menyembunyikan jerawat.

Terlalu banyak konsumsi makanan manis dan olahan

sumber gambar : https: lifestyle.kompas.com

Hingga saat ini belum diketahui pasti makanan apa saja yang bisa menyebabkan jerawat. Namun, disarankan untuk membatasi konsumsi makanan manis dan olahan, seperti biskuit, keik, roti putih dan pasta, serta keripik kentang. Makanan dari produk susu juga sebaiknya dibatasi, karena diduga juga berpengaruh terhadap munculnya jerawat.

Kurang telaten mengobati jerawat

sumber gambar : sehatq.com

Proses penyembuhan jerawat membutuhkan waktu beberapa minggu. Jerawat tidak dapat segera menghilang hanya dalam satu hari. Jika obat jerawat tidak dapat mengatasi masalah kulit berjerawat dalam waktu 2-4 minggu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sekarang kamu sudah tahu kan kebiasaan sehari-hari apa saja yang dapat memicu jerawat? Jadi, usahakan untuk menghindari kebiasan tersebut agar wajahmu mulus, bersih, dan bebas jerawat

CARA MENGATASI JERAWAT

Menurut Cosmo, jerawat itu adalah sesuatu yang personal. Artinya, proses penyembuhan jerawat dari setiap orang juga pasti akan berbeda-beda dan memang tidak ada magical cure yang bisa mengatasinya begitu saja. Anda tetap harus mengetahui setiap detail jerawat tersebut dengan baik.


Gunakan pembersih wajah yang lembut, memiliki bahan dasar air, hentikan penggunaan sabun batangan, dan hindari mencuci wajah terlalu sering. Cukup lakukan 2-3 kali sehari, karena mencuci wajah terlalu sering bisa meluruhkan acid mantle (kombinasi dari sebum dan keringat yang menjadi benteng pertahanan pertama kulit Anda pada lapisan paling atas) dan kulit jadi lebih mudah terserang bakteri penyebab jerawat.

Jika memiliki kulit kering tapi berjerawat tapi tetap ingin melakukan metode double cleansing pada wajah, gunakan pembersih wajah atau cleansing oil yang mengandung plant-derived oils (berasal dari tumbuh-tumbuhan), sehingga tidak akan menyebabkan kulit makin teriritasi.

Tetap gunakan pelembap walau Anda jerawatan. Kulit yang terhidrasi tentunya akan berfungsi dengan baik. Jika anda memiliki kulit berminyak, gunakan produk bertekstur gel yang cenderung lebih ringan dan berformula non-comedogenic. Anda juga bisa menambahkan aplikasi produk yang mengandung retinoid di malam hari untuk membantu membersihkan pori tersumbat dan menenangkan inflamasi.

Perhatikan jenis kulit Anda dengan baik dan pilih produk yang sesuai dengan kondisi tersebut. Penggunaan produk perawatan yang tidak sesuai dengan jenis kulit pastinya akan makin memperparah jerawat yang ada.

Memang tidak ada produk yang benar-benar bisa menghilangkan produksi minyak berlebih. Untuk itu, selalu sediakan blotting paper, no-sebum powder, hingga gunakan clay mask setiap minggu untuk mengontrol produksi minyak berlebih pada wajah.

Gunakan obat jerawat sesuai dengan anjuran dokter atau seperti yang terlampir petunjuknya. Hindari juga mengombinasikan sendiri beberapa obat jerawat hanya karena ingin cepat sembuh.

Konsumsi suplemen yang mengandung omega (minyak ikan) di dalamnya. Jika Anda adalah vegetarian, flaxseed oil bisa jadi opsi yang juga bisa memenuhi kebutuhan kulit.

Gunakan produk yang memiliki kemampuan peeling ringan untuk aplikasi di rumah. Topical exfoliator seperti glycolic acid atau salicylic acid bisa membantu meminimalisir kehadiran bakteri pada pori-pori wajah, hingga membantu menyamarkan bekas-bekasi jerawat pada kulit.

Mengurangi konsumsi dairy products (makanan yang mengandung susu). Dairy products yang sering dikonsumsi biasanya mengandung hormon yang bisa mengganggu kerja sistem endokrin Anda, dan menyebabkan jerawat muncul.
Konsumsi antibiotik yang disarankan oleh dokter. Untuk hal ini, memang ada orang yang cocok menyembuhkan jerawat dengan konsumsi antibiotik, dan ada juga yang tidak. Jangan paksakan diri untuk mengonsumsi antibiotik dari dokter, jika memang hasilnya malah terlihat makin memperburuk kondisi wajah Anda.

sc : alodokter