Meski umurnya belum 10 tahun, Yusuf warga Suriah sudah bekerja

Inilah yang disebut pejuang…⁣

Jika melewati jalanan Idlib, Suriah, mungkin kita bisa bertemu Yusuf. Anak kecil yang menjaga tempat tambal ban.⁣

Meski umurnya belum 10 tahun, tangannya sudah kapalan. Tubuhnya bau oli dan bajunya robek compang-camping.⁣


Tidak sekedar mengisi gas ke ban, Yusuf pun sudah terampil menambal karet ban dalam yang bocor.⁣

Demi membantu ibunya, Yusuf bekerja di sini. Sebulan hanya dibayar setara Rp 100 ribu. Jumlah yang sangat kecil bagi kita, namun berkali lipat sangat berharga bagi pengungsi Suriah.⁣

Tak terhitung berapa kali Yusuf dan keluarganya harus pindah tempat tinggal karena dibom atau diserbu oleh tentara rezim Assad.⁣

Baca juga: Kisah Muhamad Iqram, cacat anggota tubuh akibat letupan penyembur racun serangga

Pada tahun 2012, ayah Yusuf ditangkap intelijen dengan tuduhan tidak masuk akal. Sang ayah dijebloskan ke penjara yang sangat kejam tanpa kesalahan dan tanpa pengadilan transparan. Butuh ribuan Dollar untuk menyuap rezim korup itu agar ayah Yusuf bisa dibebaskan, jumlah yang mustahil dikumpulkan oleh keluarga ini.⁣

Bertahun-tahun berlalu, Yusuf tak ingat lagi wajah ayahnya. Mereka pun tak tahu sang ayah masih hidup atau tidak, karena makin miskin tahanan, maka makin suram keadaannya.⁣

Mereka tinggal punya doa untuk keselamatan sang ayah.⁣

Sementara Yusuf terus bekerja dengan tekun sambil bermimpi suatu hari nanti Allah memberinya rezeki yang banyak agar bisa membantu banyak orang miskin…⁣

Dan hari ini, ribuan anak yatim Suriah membantu ibunya mempersiapkan diri untuk musim dingin.. Tanpa keinginan mengiba pada bantuan.⁣

@misimedissuriah

beritasaatini