Bangun jam 4 pagi, KIsah Perjuangan Muhammad Haiqal Demi Membantu Keluarga

Muhammad Haiqal

Dampak ekonomi dari pandemi ini memiliki efek dramatis pada kesejahteraan banyak keluarga dan masyarakat, mereka akan mengambil jalan alternatif serta mengerahkan segala tenaga demi kelangsungan hidup masing-masing.

Begitu juga yang dirasakan Muhammad Haiqal

Muhammad Haiqal
foto: isntagram rahmadii_

Disaat anak seumurnya merasakan asiknya bermain dengan teman-temannya atau serunya bermain gadget,dia malah harus berpeluh untuk bertahan hidup.

Namanya Muhammad Haiqal,usianya 14 tahun,dia tinggal dirumah sewaan di gang Hijrah,Kitun,kelurahan Barabai Darat,Kalimantan selatan.

Dikutip dari rahmadii_ Sejak adanya covid sang ayah yang dulunya pekerja buruh bangunan tidak memiliki pekerjaan lagi. Diapun akhirnya ikut bekerja berjualan kue. Beberapa kali dia lewat ditoko saya dengan pulang jam 10 malam lebih.

Menurut penuturannya jam 4 pagi dia sudah turun berjualan kue sampai habis sekitar jam 10an atau jam 11an siang.

Setelah itu jam 2an siang dia kembali lagi bejualan sampai malam. Kegigihan Haiqal bekerja mungkin masih belum seperti harapaan yg ia dapat,karena impiannya adalah ingin memiliki HP entah itu HP apa aja masih belum terwujud.

Jika melihat anak ini bantu belikan kue jualannya,sebab hasil penjualan pedagang seperti ini bukan untuk memupuk kekayaan,tapi cuma untuk bisa bertahan hidup.

Vidio: isntagram rahmadii
Vidio: isntagram rahmadii

? Barabai,Kalimantan Selatan.

cakrawalarafflesia