2 Tanaman Hias Booming di Malaysia, Harga Tembus Rp 21 Juta

  • Bagikan
tanaman keladi ist 169



tanaman keladi ist 169

Jakarta, Berita saatini Indonesia – Tren tanaman hias bukan cuma terjadi di Indonesia. Hal ini juga sampai negeri jiran, Malaysia.

Semenjak penguncian akibat pandemi corona (Covid-19), tanaman hias jadi sangat populer. “Ini (tanaman hias) seperti lukisan,” kata kolektor tanaman Leiiister Soon kepada AFP, dikutip Minggu (14/3/2021).

Dua tanaman hias yang menjadi tren adalah kuping gajah dan keladi. Kolektor mencari spesimen dengan pola rumit dari keduanya.

“Merawat tanaman berarti saya dapat mengalihkan perhatian saya, (ini) lebih baik daripada melihat jumlah kasus Covid meningkat,” katanya.

“Dulu relatif murah, harga melonjak tahun lalu ketika penguncian membatasi orang Malaysia di rumah mereka, dan banyak kolektor mulai memposting gambar tanaman favorit mereka di media sosial.”

Melansir media yang sama, dulunya tanaman ini hanya dihargai 20 ringgit (sekitar Rp 69.000). Namun kini harganya bisa tembus 6.000 ringgit (Rp 21.000.000).

Soon mengatakan dia menghabiskan lebih dari 20.000 ringgit (Rp 70.000.000) untuk tanaman hias. Ini hanya dalam satu tahun terakhir saja.

“Selama penguncian, orang-orang di rumah berpikir tentang bagaimana mempercantik rumah mereka,” kata seorang pemilik pembibitan tanaman hias, Daud Kasim, kepada AFP.

“Mereka bisa melihat tanaman ini, dan stres mereka akan hilang.”

Daud mengaku sudah menjual tanaman sejak 2018. Namun permintaan melonjak sejak pandemi.

Lokasi usahanya berada di Sungai Besar, 100 kilometer (60 mil) barat laut Kuala Lumpur. Ia optimistis, tren akan tetap meski pembatasan sosial dicabut di negeri itu.

Malaysia pertama kali memberlakukan pembatasan tahun lalu tak lama setelah dimulainya pandemi. Pembatasan dilakukan lagi pada Januari 2021 ketika gelombang baru melanda.

Otoritas kesehatan telah melaporkan lebih dari 300.000 infeksi. Terdapat lebih dari 1.000 kematian di Malaysia.

Baca Juga  4 Bundle Laki-Laki Ini! Meriahkan Hari Valentine di FF

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)




Source link

  • Bagikan